Hi, how are you ?
* *
* * * *
Jika anda – yang dulu sempat
membaca blog saya – melihat ada beberapa perubahan dari blog ini, jawabannya
YA, saya tengah melakukan semacam reconstruction atau rebranding terhadap blog ini. Anda tidak
akan melihat lagi nama ‘Think Out of The Blog’ tersemat dalam header blog saya. Yang anda akan lihat
adalah ‘CUT.’.
Apa itu ‘CUT.’? Mengapa ‘CUT.’?
Sebagai pribadi yang suka
bermain mengotak-atik kata, dan sebagai
anak yang sangat bangga akan namanya sendiri, nama CUT. saya pilih karena
memiliki kesamaan bunyi dengan nama panggilan saya. ‘Kat’. Hahaha. Terdengar sepele ya? Tapi CUT. punya filosofi
yang ga sesepele itu kok. Tenang saja.
Pertama, dalam dunia
perfilman, kata CUT. merupakan kata yang menjadi hak perogratif dari seorang sutradara.
Kata-kata ‘panggil’ lain seperti "slate in", atau "camera?", atau bahkan "action",
adalah hak sutradara yang masih bisa dilimpahkan kepada asisten sutradara. Tapi
kata ‘cut’, berkaitan dengan fungsinya untuk menyudahi/memberhentikan sebuah
proses perekaman shot, hanya merupakan hak sutradara. Sutradara bebas menentukan
kapan ia harus meng-cut adegan,
termasuk di waktu yang tidak semestinya, atas suatu pertimbangan tertentu.
Maka, dari sinilah menurut saya CUT. adalah kata-kata yang merupakan ciri dari
seorang pemimpin. Anggota bisa berpendapat dan memberikan ide. Tapi keputusan akan
memilih ide yang mana tetap ada di tangan pemimpin. Ya CUT. adalah soal keputusan.
Kedua, kata CUT. mengacu pada
memotong/potongan. Dalam film, sebuah film menjadi film karena adanya proses
memotong-sambung adegan-adegan di dalamnya. Tanpa ada konsep yang jelas akan
mana yang perlu dipotong mana yang tidak, penonton tidak akan mendapatkan
pemaknaan dari kisah yang dituturkan tersebut. Maka sesuai dengan pemahaman
itu, blog ini akan saya coba fungsikan sebagai media untuk memotong-motong
pengalaman dan perjalanan saya, untuk disusun kembali sehingga bisa dimaknai
oleh saya, dan mungkin juga oleh anda.
Cukup filosofis kan? :)
Oke, akhirnya saya mengucapkan
selamat datang di CUT.
Semoga blog ini, kalaupun
tidak cukup menginspirasi, cukup meng-entertaint
lah ya..
* *
* * * *
So, how am I? I’m fine thank you. And you?
No comments:
Post a Comment